Gadis berambut panjang bertubuh sekal itu membalas dengan menjambak rambutku.
'Plok plok plok plok plok plok plok plok' Aku terus melakukan genjotan terhadap vaginanya yang sangat nikmat itu.
"Ahhhh... Aaahhh... Sakittt mas... Oohhh... Aaahhhh" Racau Rina di sela-sela genjotanku.
Aku mulai mempercepat gerakan maju-mundur.
'Plok plok plok plok plok plok plok plok' Benturan selangkangan yang beradu.
"Ahhhhhhhh" Teriak Rina.
BACA JUGA > ML DENGAN GADIS SMA
Aku mengeluarkan penisku dari vaginanya. Langsung keluarlah darah segar mengalir dari vagina Rina turun ke pahanya. Membasahi bangku tempat kami bersenggama.
Setelah beristirahat beberapa helaan nafas. Kembali aku menekan pantatku perlahan dan dengan pelan dan teknik maju-mundur yang membuat Rina semakin kelojotan. Dan akhirnya masuklah semua batang penisku ke dalam vagina sempit legit gadis SMU berjilbab itu.
"Aahhh... Mas... aduh Maas... Sakit tapi enaakk... Aduuhh... Lagii... Aaahhh..." Gadis berjilbab berparas cantik dan lugu itu meracau dan mendesah mulai keenakan. Vaginanya mulai terbiasa di hujam oleh penisku.
Rina menaikkan pantatnya dan aku menekan lagi pelan-pelan. Gerakkan ini terus berlangsung beberapa lama.
'Plok plok plok plok plok plok plok plok' Genjotanku kian lama kian cepat.
"Aduuhh... Rina mau enak lagiihh..." Pekik Rina.
Aku semakin kencang mengocok liang vaginanya dengan penisku. Siswi berjilbab berambut panjang itu diam sejenak sambil memegang lenganku.
"Sudah keluar lagi Rin?" Tanyaku.
"Sebentar lagi... Ohh... Aahhhh..." Jawab Rina.
Secara tiba-tiba aku gerakkan pantatku maju mundur agak memutar dengan cepat. Batangku terasa mau patah. Rina kelojotan sambil melejang-lejang nikmat.
"Aaahhh... Aahh... Aaahhhhh..." Desah Rina sambil meremas remas payudaranya dan menggigit jarinya sendiri dengan matanya terpejam.
Jepitan kakinya di pinggangku menguat. Dinding vagina gadis cantik berjilbab berambut panjang itu terasa menebal sehingga lubangnya menjadi lebih sempit. Siswi berjilbab berambut panjang itu memelukku dan melumat bibirku.
"Aahhh... Mas... Aku... Hggkk... Ahh... Nikmatt..." Racau Rina dengan binal.
Tubuh Rina bergerak semakin liar. Aku tekan penisku dalam-dalam dan aku rasakan denyutan di dinding vagina serta dasar rahimnya. Penisku terasa di siram cairan yang hangat. Aku tekaƱ tubuhnya di dinding gubug dengan tubuhku. Siswi berjilbab berambut panjang itu masih terus mengejang dan menggelinjang menikmati orgasmenya.
Aku biarkan penisku terendam dalam cairan vaginanya. Siswi berjilbab berambut panjang itu mendesah dan merintih penuh kenikmatan.
Kami diam sejenak. Aku berikan kesempatan untuknya beristirahat dan mengatur nafasnya. Matanya masih tertutup. Sejenak aku rangsang vaginanya dengan gerakan pada otot kemaluanku. Siswi berjilbab berambut panjang itu mendesah dan membuka matanya. Di kalungkannya kedua tangannya pada leherku.
"Rina. Sekarang giliran mas yaa" Kataku berbisik. Siswi berjilbab berambut panjang itu mengangguk.
Masih tersisa orgasmenya. Dengan tubuh yang masih bergetar. Aku gerakkan lagi pantatku maju mundur dan memutar. Perlahan-lahan dan semakin lama semakin cepat. Aku rasakan vaginanya lebih becek dari semula. Namun aku tidak mau menghentikan permainan untuk mengeringkannya. Gesekan kulit penisku dengan dinding vagina gadis manis berjilbab berambut panjang itu masih terasa nikmat.
Gairah siswi cantik berjilbab berambut panjang itu mulai bangkit lagi. Dia pun mengimbangi gerakanku perlahan-lahan. Setelah beberapa saat kemudian gerakannya pun juga semakin cepat. Aku tarik pantatku sampai tinggal kepala penisku saja yang menyentuh bibir vaginanya. Dengan gerakan cepat dan bertenaga aku hempaskan lagi ke bawah. Tubuh siswi cantik berjilbab berambut panjang itu terguncang. Aku rapatkan pahanya kemudian kakiku menjepit kedua kakinya.
Aku menurunkan tempo permainan sambil beristirahat sejenak. Sesaat kemudian aku kembalikan pada tempo semula. Aku hanya menarik turunkan penisku sampai setengahnya saja. Jepitan vagina siswi cantik berambut panjang itu lebih terasa. Aku rasakan aliran darah di penisku semakin cepat.
"Rina. Aku mau keluar..." Kataku.
.
"Tunggu... Kita barengan mas..." Jawab Rina yang merasakan akan kembali orgasme.
Aku kangkangkan kaki siswi cantik berjilbab berambut panjang itu kembali. Kedua betisnya aku jepit di ketiakku. Dalam posisi demikian maka vaginanya terbuka lebar sekali.
"Mas Wawan.....". Teriak Rina dengan tubuh menegang.
"Rina aku juga... Mau... Ohh..." Racauku.
"Ahh... Nikmatt" Desah Rina.
Cairan vagina siswi cantik berambut panjang itu bertambah banyak. Sementara itu ujung batang penisku berdenyut denyut. Tubuhnya bergerak seperti kuda Sumbawa yang melonjak-lonjak liar.
"Rina... Oohhh... nih aku kasih pejuh... nikmati sayaannghhh.." Kataku.
Dan tak lama kemudian.
Crot... Crot... Crot...
Aku tumpahkan spermaku di dalam guanya sampai menetes-netes keluar.
"Tahan sebentar... Ahh..." Racau Rina.
Gadis cantik berjilbab berambut itu pun mendapatkan orgasmenya setelah berusaha sesaat sebelum penisku berhenti menyemprotkan pelurunya. Aku tekankan lagi penisku, denyutan pada otot-otot kemaluan kami saling memberikan kenikmatan ekstra.
Setelah beberapa saat. Aku berguling ke samping. Kami berpelukan dengan badan bersimbah keringat. Rambutnya basah karena keringat kami berdua. Sungguh nikmat bercinta dengan gadis perawan.
Setelah beristirahat beberapa saat, kami segera membenahi baju kami dan keluar dari hutan. Kembali aku kecup mesra kening dan bibir gadis manis berjilbab itu. Aku minta dia meminum pil anti hamil yang selalu aku bawa dan memberinya 3 lembar seratus ribuan untuknya.
Tidak lupa aku antarkan dia kembali ke rumahnya. Karena jam sudah menunjukkan pukul 12 siang dan aku minta nomor HPnya..Kali aja aku kangen dengan jepitan vaginanya.





0 Komentar untuk "MENIKMATI GADIS DI HUTAN"